COOLING TOWER sebagai tempat tumbuh yang sangat baik bagi bakteri
dan berbagai macam mikroorganisma lainnya, dan dapat menimbulkan
masalah serius baik bagi mesin pendingin maupun bagi manusia di
sekitarnya. Gunakan anti bakteri untuk mengendalikan pertumbuhannya--
APA PENGARUH BAKTERI DAN MIKROORGANISMA PADA COOLING SYSTEM ?
Bakteri, Lumut, Protozoa dan bermacam-macam mikroorganisma lainnya
tumbuh dan bersimbiosa membentuk suatu koloni menjadi
BIOFOULING, yang dapat tumbuh sangat cepat pada cooling tower/cooling
system.
Masalah yang ditimbulkannya terutama ialah adanya selaput lendir (slime)yang
dihasilkan yang akan menjadi penghambat dalam proses pertukaran
panas di “Heat Exchanger”. Perbandingan daya hambat panas lendir
(slime) dibanding dengan kerak (scale) ialah 5 : 1
BAKTERI APA SAJA YANG
UMUMNYA TUMBUH PADA COOLING TOWER ?
Kebanyakan
jenis bakteri dapat tumbuh pada cooling tower, disamping
itu beberapa jenis bakteri ada yang
bersifat merusak
terhadap material
antara lain;
SRB dan Thiobacillus - menghasilkan H2SO4 yang sangat
korosif terhadap material metal.
Desulphovibrio - Bakteri yang dapat menguraikan besi, karena unsur besi (Fe++) makanannya.
Legionella, sp - Bakteri ini dapat meng-ifeksi manusia dan menyebabkan penyakit berbahaya.
APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN
UNTUK MENGENDALIKAN PERTUMBUHAN BAKTERI ?
Gunakan anti bakteri berupa biosida atau
biocides untuk mengendalikan
pertumbuhan bakteri dan segala mikro-organisma pada cooling tower
dan chiller agar tidak menimbulkan masalah pada mesin pendingin dan
manusia disekitarnya, misalnya akibat bakteri
legionella
pneumophilia.
ANTI BAKTERI yang dapat dipilih terdiri dari golongan oksidant
dan non-oksidant dari AQUARIGHT untuk dipergunakan
diantaranya ialah;
B-TAB,
CA202,
CB1,
CB2,
CB3,
CB303,
Bromicide-Gel,
For complete product information, please contact our Sales & Marketing Department at the
Phone number :+6221 8873531, 8880316, 88865553-4 Faximile :+6221 8873532. |